Maka sang Syaikh menjawab: *"Aku bukan Menangis karena Uang yang akan aku keluarkan, tapi aku menangis karena Allah telah Memberiku Pendengaran yang jelas selama 80 tahun, namun Allah tidak pernah mengirimiku Tagihan."*
وَلَا تَكُونُوا كَالَّذِينَ نَسُوا اللَّهَ فَأَنْسَاهُمْ أَنْفُسَهُمْ أُولَئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ
"Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada mereka sendiri. Mereka itulah orang-orang yang fasik."
(QS. Al Hasyr: 19)
Kadang *NIKMAT* yang Allah berikan baru kita ingat saat *MUSIBAH* menimpa kita...
*Nikmat Sehat baru teringat saat kita Sakit*, saat sehat kita lupa..
*Nikmat Kaya baru teringat saat kita jatuh Miskin*, saat kaya kita lupa...
*Nikmat waktu Luang baru teringat saat kita Sibuk*, saat punya waktu luang kita lupa...
*Nikmat Keluarga baru teringat setelah mereka Tiada*, saat mereka ada kita menyia-nyiakannya...
*Nikmat Umur baru teringat saat Malaikat Maut mendatangi kita*, saat hidup kita melupakannya...
*Nikmat Romadhon baru terasa setelah kita ditinggalkannya...*
Barakallahu Fiikum InsyaAllah.
"Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada mereka sendiri. Mereka itulah orang-orang yang fasik."
(QS. Al Hasyr: 19)
Kadang *NIKMAT* yang Allah berikan baru kita ingat saat *MUSIBAH* menimpa kita...
*Nikmat Sehat baru teringat saat kita Sakit*, saat sehat kita lupa..
*Nikmat Kaya baru teringat saat kita jatuh Miskin*, saat kaya kita lupa...
*Nikmat waktu Luang baru teringat saat kita Sibuk*, saat punya waktu luang kita lupa...
*Nikmat Keluarga baru teringat setelah mereka Tiada*, saat mereka ada kita menyia-nyiakannya...
*Nikmat Umur baru teringat saat Malaikat Maut mendatangi kita*, saat hidup kita melupakannya...
*Nikmat Romadhon baru terasa setelah kita ditinggalkannya...*
Barakallahu Fiikum InsyaAllah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar